
Ditahun 1955 ketika kapal nelayan ini ditemukan setelah lima minggu terapung-apung, tak satupun dari 25 awak kapal tersebut di temukan, para tim SAR hanya menemukan kerusakan yang diduga sekelompok bajak laut telah menyerang kapal ini. Dari hasil penyeledikan pula ditemukan beberapa ceceran darah di dek kapal, diduga para pembajak membunuh semua kru kapal dan melemparnya ke laut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar